Selasa, 31 Januari 2012

NAPZA DAN HIV/AIDS ITU PUNYA HUBUNGAN FAMILY


Napza adalah semua zat yang dapat mempengaruhi cara kerja pikiran, perasaan, perbuatan, dan kehendak manusia. Yang menyebabkan euphoria, kenyamanan, penurunan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Yang termasuk npza adalah ganja,pil penenang, opium, dan lain-lain. Tahukah kalian bahwa kopi dapat dikategorikan dalam kelompok napza? Mengapa?.
Kopi termasuk kedalam kelompok napza karena di dalam kopi terkandung caffeine yang dapat menyebabkan rasa tenang dan ketergantungan. Oleh karena itu bagi para remaja jangan dibiasakan minum kopi setiap hari. Karena sala-salah kamu bisa ketergantungan kopi.
Tahukah kamu bagaimana awalnya kawan-kawan kita yang diluar sana menjadi seorang pemakai napza?
.


*     Awalnya coba-coba, karena rasa ingin tahu remaja itu sangat tinggi.
*     Rokok adalah pintu menuju napza.
*     Karena lingkungan yang membuatnya tidak nyaman.
*     Karena pergaulan yang kurang tepat.
*     Karena solidaritas pertemanan
Lalu bagaimana kita mengenali teman-teman kita yang sudah menggunakan  napza?? Bukankah keadaan mereka juga masih sama dengan kita yang bukan pengguna. di bawah ini adalah ciri-ciri remaja pengguna napza, yaitu:
*      Suka tidur larut malam, menarik diri dari keluarga dan senang menyendiri di kamar
*      Sering pulang malam atau menginap dirumah teman
*      Sering pergi ketempat pesta diskotik
*      Bila ditegur orang ia mudah marah, tersinggung, karena ia tidak mau diusik
*      Menghindar dari tanggung jawab
*      Sering berbohong, terutama masalah uang
*      Malas mengurus diri
*      Prestasi belajar menurun, sering bolos
*      Terlibat kenakalan remaja, mencuri, pergaulan sex bebas, berteman dengan kelompok beresiko tinggi seperti peminum berat)
Jadi sekarang kita sudah mengerti bukan bagaimana ciri-ciri remaja pengguna napza.
 Apa sih hubungan napza dengan HIV / AIDS? Napza dapat menimbulkan perilaku menyimpang seperti free sex. nah dari situlah, remaja dapat terjangkit virus HIV / AIDS.
Tahukah kalian HIV  itu apa??
HIV adalah human immunodeviciency virus, yaitu virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS adalah acquired immunodeviciency sindrom, yaitu kumpulan dari berbagai macam penyakit yang diakibatkan menurunnya kekebalan tubuh.
Apakah penderita HIV bisa dibedakan dengan manusia normal bukan penderita?
Penderita HIV dari 1-6 bulan belum terlihat gejala apapun, karena pada periode ini, virus dalam darah penderita belum terdeteksi, dapat menularkan, periode ini disebut periode jendela. Periode kedua, berkisar antara 2-10 tahun, sudah dapat terdeteksi, gejala fisik belum terlihat dan sudah dapat menularkan. Periode ketiga, umur infeksi variatif, sudah terlihat gejala, tapi belum AIDS. periode keempat, muncul infeksi oportunistik, sudah AIDS.
Sebab-sebab tertularnya HIV/AIDS, antara lain:
*      Pemakaian jarum suntik bergantian
*      Berganti-ganti pasangan
*      Transfuse darah
*      Ibu hamil kepada bayinya
*      Melalui alat tato
*      Homo sex
Kita sudah tahu bagaimana HIV/AIDS dapat ditularkan, jadi kita bisa menghindari HIV/AIDS. dan jangan takut dengan para ODHA. Karena mereka butuh rangkulan dan dukungan dari kita semua. Jangan menjauhi ODHA, jangan takut untuk selalu bersama-sama dengan ODHA. Karena HIV/AIDS tidak ditularkan melalui:
*      Jabatan tangan
*      Berpelukan
*      Memakai handuk yang sama secara bergantian
*      Memakai baju yang sama secara bergantian
Berikan motivasi pada mereka, jangan tinggalkan mereka, jangan sudutkan mereka, mereka para ODHA membutuhkan dukungan kita.
            Kiat menghindari HIV/AIDS, antara lain:
Allah  swt.  berfirman   sebagaimana  tertera   dalam surah Al Israa' ayat 32, yang artinya :
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya  zina  itu  perbuatan  keji  dan sejahat-jahat perjalanan serta terkutuk" (Q.S. Al Israa', 17 : 32).

*      Hindari   perbuatan   yang    mengarah   pada perzinaan, misalnya pornografi.
*      Hindari    perzinaan   itu   sendiri   (seks bebas, perselingkuhan, pelacuran dan homoseksual).
*      Pastikan  bahwa darah  untuk  transfusi tidak tercemar virus HIV/AIDS.
*      Pastikan bahwa jarum suntik yang digunakan baru dan steril.
*      Kondom tidak menjamin terbebas dari virus HIV/AIDS.
Kegagalan kondom dalam KB itu 20 %, sedangkan perbandingan antara virus HIV/AIDS dengan sperma 450 : 1.

0 komentar:

Posting Komentar

Salam Terima Kasih